Minggu, 25 Desember 2011

Menggapai Indahnya Pelangi Tak Bertepi di Tahun 2012

           Setiap mimpi dan khayalan selalu membayangi liku kehidupanku. Karena bagiku,impian tidak hanya untuk diwujudkan,tetapi juga dimaknai  dalam kehidupan. Mungkin mayoritas orang menginginkan untuk menggapai mimpinya yang berupa materi ataupun benda yang ingin didapatkan. Berbeda denganku, dari semua keinginan yang ingin ku raih ada satu mimpi yang sudah kudambakan dan rasanya aku sudah berusaha selama ini untuk meraihnya.Impian itu adalah kesembuhan.Kesembuhan yang aku maksud adalah kesembuhan untuk penyakitku. Kesembuhan sesuatu yang tak ternilai dalam kehidupanku.
            Aku yang sedari kecil sakit-sakitan sudah mulai letih untuk sakit. Lemah jantung yang mungkin tidak terlalu parah,tapi kesehatan dan kesembuhanlah yang ingin ku dapatkan di tahun 2012 nanti. Namun aku syukuri nikmat Allah S.W.T karena Dia yang memberiku nafas hingga sekarang. Tidak hanya kesembuhan yang menjadi impianku. Aku ingin agar di tahun 2012 nanti permasalahan hidupku selesai, dan aku bias menjalani hidup seperti biasanya. Dilain halnya,orang tua menjadi prioritas utamaku untuk membuat mereka bangga. Impianku tersebut adalah mendapatkan IPK 4,00 pada akhir pengumuman yudisium nanti. Dengan begitu pastinya orang tuaku akan bangga karena aku bias berprestasi. Meskipun aku sedang sakit-sakitan, aku ingin membuktikan bahwa aku mampu seperti remaja yang lain.
            Dari ribuan impianku di tahun 2012 nanti, hal-hal tersebutlah yang lebih dulu ingin ku gapai. Ditahun 2012 nanti, aku masih ingin melihat indahnya pelangi dengan keadaan sehat dan sembuh dari sakit. Alangkah bahagianya jika semua impianku dapat tercapai tanpa membebani orang tua. Aku tidak akan menyerah sampai kapanpun untuk memperjuangkan impianku di tahun 2012 nanti,bahkan sampai akhir hidupku nanti. Tahun 2012 sebagai tumpuan harapan dan impian-impianku untuk mencapainya. Semua impian di tahun 2012 nanti, harus bias terwujud dengan usahaku sendiri. Setiap langkah dan waktuku nanti sebagai usaha dan tekat untuk mewujudkan impian-impian di tahun 2012. Impian 2012 sudah didepan mata untuk dicapai.. Aku ingin orang tuaku tersenyum lebar dengan prestasi yang ku gapai,dan aku juga ingin orang tuaku tersenyum dengan melihatku sembuh dari sakit. 2012 sebagai awal dan harapan untuk mewujudkan impian menjadi kenyataan.

LOMBA ANNIDA-ONLINE “Saya Punya MIMPI SEJUTA DOLAR”

Sabtu, 19 November 2011

Lautan Tangis Gaza

Dentuman gemuruh bom, tank yang menggelegar di tanah Gaza.Tangisan jeritan yang menggema di sudut sudut jalanan dan kota sangat membuat hati tersentak dan menangis. Bagaimana tidak, anak-anak yang tidak berdosa dan tidak mengerti apa yang mereka hadapi harus menjadi korban kekejaman yang tak berkemanusiaan. ANAK ANAK yang seharusnya bisa bermain,melihat indahnya pelangi di pagi hari harus dihadapkan pada luncuran-luncuran bom dan meriam!


Malam yang seharusnya penuh dengan bintang-bintang indah,tapi yang terlihat adalah LUNCURAN CAHAYA UNTUK MEMBUNUH !!
Bagaimana kita melihat itu semua kawan? bagaimana dengan saudara kita disana?
Sadarkah kita kawan kawan? apa yang kita dapatkan sudah sangat lebih dari mereka yang ada di Gaza !!
Dibalik meja makan kita bisa makan dengan enaknya dan mendapatkan yang kita inginkan!
tapi di Gaza ? yang terlihat hanya bangunan yang hancur dan rata dengan tanah...apa yang mereka makan?
Bayangkan kita yang bisa berjalan dengan wajah tersenyum, tapi di Gaza wajah muram,tangisan,rintihan memenuhi kota teman..
Anak-anak di tanah gaza menangis mencari orang tua mereka yang ternyata tak bernyawa lagi !
Darah yang menghiasi sudut kota dan jalanan membuat hati miris untuk melihatnya kawan....
gedung-gedung yang digunakan untuk berlindung pun luluh lantak menjadi hamparan puing-puing...
dan disaat orang-orang sedang beribadah menenangkan hati untuk menyembah ALLAH,luncuran meriam diserukan..seketika bangunan yang berdiri kokoh pun hancur beserta orang-orang yang sedang berdoa...
Lihatlah kawan,kilatan cahaya menyelimuti gaza..blokade-blokade membelenggu mereka...tidak ada jalan selain berlindung dipuing bangunan,selain menangis...
para wanita tak luput dari kekejaman...
 

Kita lihat wajah mereka... tetesan air mata mereka tlah mengguncang gaza,kobaran api membakar gedung-demi gedung..Semangat mereka tak mati disitu kawan, sampai titik darah penghabisan mereka tetap majhu untuk mempertahankan negara mereka tercinta.
Sedangkan para penguasa dan petinggi hanya saling menyalahkan satu dengan yang lain..mereka hanya duduk dan menonton dari layar televisi...
Thank kehancuran tlah datang disiang dan malam...siap tuk membantai tanah gaza...





Hela nafas trakhir mereka tlah mereka persembahkan untuk Gaza tercinta