Jumat, 17 Agustus 2012

"sweet memories"


Ketika angin malam berhembus mengiringi setiap detak jantungku, aku bertanya dalam diri dan penuh rasa penasaran..Apakah semua yang kurasakan malam ini akan abadi dan kekal untuk slalu ku ingat? Benak itu terkadang tidak terjawab, dan tetesan air mata tidak terjatuh namun hati terus merasakan getaran desakan seperti himpitan yang amat sangat kuat.

Melihat sisi kanan dan kiri, suasana yang terkadang menggoyahkan kesepian. Bunyi bunyi decakan bibir yang lebar terbuka karena canda tawa serta rauangan tangisan terlintas saat diam menatap apa yang akan terjadi di masa yang datang nanti. Kala itu tak terbesit dipikiran bahwa semua memory tinggallah kenangan. Kenangan yang bukan sebagai kesedihan untuk dilupakan, namun kenangan yang akan mengiringi kehidupan yang harus terus berlanjut.

Terjatuh dan tersungkur memang sedang dirasa, namun mimik bibir untuk tetap tersenyum harus terlihat jelas. Tidak hanya setiap memory kelam ini teringat. Karna setiap kali terjatuh, pasti akan mencoba untuk berdiri dan berlari mengejar start yang tertinggal. Garis finish masih jauh dari pandangan untuk dicapai. Kerikil dan batu yang menghalangi dan melukai setiap langkah akan semakin berat. Hal ini tak kuasa akan menggoyahkan tekadku, namun tak boleh sekalipun aku melihat kebelakang, karna akan membuatku tersungkur dan terjatuh lagi dan aku harus memulai semuanya dari awal lagi.

Memang nafas ini sudah terasa lamban dan mulai sulit. Rapuhnya badan untuk menopang, serta pandangan yang semakin remang untuk menatap. Tidakkah ini masih sangat beruntung, dibalik paparan bumi masih banyak kekurangan yang melebihi ini semua, tangan mungil yang harus mengusap mata karna tak terlihat jelas apa yang ada dihadapan. Semuanya terlihat sama dan begitu pekat. Untuk ini semua aku masih berdiri disini dan bertahan menjalani roda kehidupan yang semakin berliku. Rayap rayap kecil yang tak terlihat oleh mata peka mulai menggerogoti dan menggoyahkanku untuk terjatuh. Apa yang ku lihat akan dilihat anak ini nantinya. Ia akan tertawa setelah memilihat pernak pernik dunia yang indah seperti apa yang saat ini kupandang.